TNI AL, Tarakan, 3 Maret 2026 – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan operasi, Kodaeral XIII melaksanakan Kegiatan Latihan Tempur Bahaya Udara pada bertempat di Markas Kodaeral XIII. Selasa (3/3).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dankodaeral XIII Laksamana Pertama TNI Sumarji Bimoaji., dan diikuti oleh seluruh prajurit serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Kodaeral XIII. Latihan diawali dengan apel khusus seluruh prajurit dan ASN Kodaeral XIII. Dalam amanatnya, Dankodaeral XIII menekankan pentingnya penerapan Siaga 1 serta kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi setiap potensi ancaman udara.
Setelah apel, Asops Dankodaeral XIII memberikan pengarahan teknis terkait pelaksanaan peran-peran selama status Siaga 1, termasuk mekanisme penempatan pos tempur dan prosedur tindakan cepat sesuai standar operasi yang berlaku. Selanjutnya, Markas Kodaeral XIII melaksanakan Peran Tempur Bahaya Udara yang dilanjutkan dengan pelaksanaan peran serupa oleh unsur KRI jajaran Kodaeral XIII. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan secara terkoordinasi dan terintegrasi, guna menguji sistem peringatan dini, rantai komando, serta kecepatan dan ketepatan respons prajurit dalam menghadapi simulasi ancaman udara.
Kegiatan latihan berlangsung dengan aman dan tertib. Evaluasi serta koreksi terhadap setiap tahapan latihan akan disempurnakan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan pada tahap berikutnya. Latihan direncanakan akan dilanjutkan kembali pada esok hari sebagai bagian dari upaya pembinaan kesiapan operasional satuan.
Dispen Kodaeral XIII, Koarmada RI.


